Rabu, 31 Oktober 2012

Jeda Panjang

,,,,,,,,,,
,,,,,,,,,,
,,,,,,,,,,
Aku suka caramu memandangku,
seperti aku ini adalah spesies pertama di muka bumi dari jenisku

?????????
?????????
?????????
Kau berkisah bahwa puisi tidak mungkin membawa kegalauan,
puisi selalu menuntun pada yang eksistensial

;;;;;;;;;
;;;;;;;;;
;;;;;;;;;
Ada ruang kosong di antara kedekatan
Ada kemarahan akut dari keheningan

.........
.........
.........
Ada yang mesti selesai,
Kapan kita menuntaskan janji?


Senin, 15 Oktober 2012

Hall & Oates - Change of Season (1990)

Hall & Oates - Change of Season (1990)


Album ini sangat berkesan bagi saya, bukan karena karena materi album yang bagus namun juga karena album ini adalah kaset pertama yang saya beli untuk memenuhi keinginan saya sendiri. Saya lupa alasan lengkapnya membeli album ini di toko kaset yang sudah almarhum di Yogyakarta, Kotamas. Hal yang masih saya ingat lagu So Close muncul sebagai obyek tebakan di acara televisi populer pada waktu itu, Gita Remaja. Setelah mendengarkan cuplikan lagu tersebut saya berjanji dalam hati untuk mengakses lagu itu, bila bisa beserta albumnya. Pada waktu itu, sekitar 1991, seringkali album jarang bisa didapatkan, yang bisa didapatkan dengan mudah adalah album-album kompilasi, terutama album kompilasi cover version.

Selain lagu So Close yang menjadi hit di mana Jon Bon Jovi hadir bermain gitar, sesungguhnya semua lagu di album ini bagus dan sangat pas pada jamannya, rock balada yang dinyanyikan dengan "gentle". Sampai kini album Change of Season ini tidak pernah membuat saya bosan. Coba saja dengar track Change of Season, Everywhere I Look, dan Heavy Rain.

Daftar lagu:
1. So Close
2. Starting All Over Again
3. Sometimes A Mind Changes
4. Change Of Season
5. I Ain't Gonna Take It This Time
6. Everywhere I Look
7. Give It Up (Old Habits)
8. Don't Hold Back Your Love
9. Halfway There
10. Only Love
11. Heavy Rain
12. So Close (unplugged)

No Doubt - Push and Shove (2012)

No Doubt - Push and Shove (2012)

Album yang bisa membuat kita terkenang lagi pada album-album terdahulu, terutama album yang membuat mereka besar pada tahun 1990-an, Tragic Kingdom (1995) dengan hit yang sangat terkenal Don't Speak. Album ini terdengar kaya nuansa seperti sejak awal mereka terkenal, tentu saja dengan sentuhan ska dan alternatif rock yang menjadi ciri mereka sejak awal. Selain single pertama, Settle Down, yang memang rancak dan membuat kita bergoyang, lagu-lagu lain juga enak didengarkan dan disimak, misalnya saja One More Summer dan Undone. 

Daftar lagu:
1. Settle Down
2. Looking Hot
3. One More Summer
4. Push and Shove (featuring Busy Signal and Major Lazer)
5. Easy
6. Gravity
7. Undercover
8. Undone
9. Sparkle
10. Heaven
11. Dreaming the Same Dream

Cracker - Kerosene Hat (1993)

Cracker - Kerosene Hat (1993)
Dekade 1990-an penuh dengan band-band bagus yang menghasilkan satu dua lagu sangat bagus. Lagu "Low" benar-benar menjadikan Cracker terkenal di seluruh dunia. Saya mengenal lagu ini melalui album kompilasi Pop is Dead  yang kasetnya sangat terkenal di tahun 1994 - 1996. Memang lagu Low langsung menarik perhatian, apalagi memang pada jaman itu, apa pun yang bernama alternatif pasti menarik perhatian.

Secara keseluruhan album Kerosene Hat ini tidak begitu bagus, cukupan saja. Namun memang ada beberapa yang menarik untuk didengarkan, misalnya saja I Ride My Bike dan Sweet Potato. Walau begitu, album ini memang menarik untuk didengarkan sembari memutar kembali di benak kita kenangan pada masa lalu, menyenangkan ataupun sedih, tetapi paling tidak kita bisa mengingatnya dengan bahagia.


Daftar lagu:
  1. Low
  2. Movie Star
  3. Get Off This
  4. Kerosene Hat
  5. Take Me Down To The Infirmary
  6. Nostalgia
  7. Sweet Potato
  8. Sick Of Goodbyes
  9. I Want Everything
  10. Lonesome Johnny Blues
  11. Let's Go For A Ride
  12. Loser
  13. I Ride My Bike
  14. Kerosene Hat (Demo)

Sabtu, 13 Oktober 2012

Let Loose - Let Loose (1994)

Mendengarkan album ini lagi saya bisa mengingat-ingat betapa radio berperan besar dalam populernya sebuah lagu. Dua lagu "gacoan" di album ini tidak hadir di MTV, media referensi musik anak muda pada waktu itu, namun seringkali diputar di berbagai stasiun radio siaran. Dua lagu tersebut adalah Crazy for You dan Seventeen. Dua lagu yang bagus dan memang enak didengarkan pada jamannya. Namun secara keseluruhan, albumnya biasa saja. Lagu-lagu bagus dan album yang menyeluruh yang biasa saja, juga tipikal pada era itu (atau ada di semua era ya?). Sepertinya memang rangkaian konten disusun dengan berpusat pada konten utama dan konten-konten yang lain mendukung konten utama tersebut walau ada juga rangkaian konten lagu hadir namun semua kontennya masterpiece sehingga secara keseluruhan membuat albumnya legendaris.

Di atas semua itu, menyenangkan juga mendengarkan album-album lama, terutama untuk memikirkan perilaku audiens, pendengar, pada masa itu. Masa di mana belum seberagam sekarang namun tersedia banyak pilihan konten lagu yang bagus.

Let Loose - Let Loose (1994)
Daftar lagu:
1. Crazy for You
2. Seventeen
3. One Night Stand
4. The Way I Wanna Be
5. I Love Your Smile
6. Cardboard City
7. Shame
8. Super Sexy Real Thing
9. Best in Me
10. Devotion (I don't Need It)
11. I Believe
12. Love Like There's No Tomorrow

Kamis, 11 Oktober 2012

Derap Jantung dan Percepatan (Takdir)

Sebagai sebuah obyek yang kering dan menjengkelkan
Aku tak ingin bereuni dengan jiwa-jiwa terdahulu
Sebagai manifestasi wajah yang membenci dan menghampakan
Mungkin kita hanya perlu meninggalkan semuanya jauh-jauh

Tanpa duniawi lagi?

Sabtu, 06 Oktober 2012

Noah - Seperti Seharusnya (2012)

Noah - Seperti Seharusnya (2012)
Setelah ikut antri sekitar setengah jam bersama para penyuka Ariel cs, album ini saya dapatkan. Rekan saya malah harus berpindah-pindah ke beberapa gerai KFC untuk mendapatkan album ini beberapa hari kemudian. Saya dan siapa pun yang mengantri album ini, sambil menikmati ayam goreng atau pun tidak, bisa merasa sepadan dengan pengorbanan yang dikeluarkan. Album ini bukanlah album yang jelek namun tidak sangat bagus, apalagi dengan sampul album yang jauh dari band sebesar mereka. Lagu Separuh Aku yang dipakai sebagai lagu sinetron misalnya, jadi membuat lagu ini kelewat menghegemoni karena jadi sering terdengar. Dan hal ini buruk bagi keseluruhan album. Raja Negeriku sangat terasa seperti With or Without You pada awalnya, yang juga menurunkan penilaian saya atas album ini. Walau begitu, secara keseluruhan album ini album yang bagus, yang layak dinanti oleh para penggemar Peterpan atau pun penggemar baru untuk Noah.

Kita mesti mengakui, band ini dan tim di belakangnya canggih memanfaatkan momen bebasnya Ariel dengan merilis banyak konten, buku dan album. Buku dan album dirilis dan didistribusikan oleh pihak yang berbeda. Strategi yang menarik, mereka tidak menempatkan konten album pada pihak yang sama, bila untung akan untung besar, bila tak laku tak akan rugi terlalu banyak. Namun ternyata, kedua output proses "kemediaan" tersebut laris manis. Buku sangat laris, album juga mencapai penjualan yang sangat tinggi.

Daftar lagu:
1. Raja Negeriku
2. Jika Engkau
3. Separuh Aku
4. Hidup untukmu Mati Tanpamu
5. Ini Cinta
6. Terbangun Sendiri
7. Sendiri Lagi
8. Demi Kita
9. Tak Lagi Sama
10. Puisi Adinda (intro)
11. Puisi Adinda

Menulis Lagi, Berjuang Lagi

Di akhir tahun mencoba lagi menulis rutin di blog ini setelah sekitar enam tahun tidak menulis di sini, bahkan juga jarang sekali mengunjung...