Menghampa sahaya
Menakdir sahaja
Kau belum beranjak juga
Bagaimana mungkin kau berbicara tentang jendela tanpa merasakan lolongannya?
Bagaimana bisa kau bertengadah pada hari tanpa merasakan teriknya?
Sayangnya, tak ada apa pun di atas kita
Kembali hari telah berganti pada kali kesekian
Tidak ada komentar:
Posting Komentar