Rabu, 15 September 2010

Gemilang dan Bercahaya


Belakangan ini saya tidak tergerak untuk menakar atau mengomentari album-album Indonesia. Entahlah, mungkin saya agak kecewa dengan album-album Indonesia yang beredar dan saya akses sekitar sebulan terakhir ini. Satu band Indonesia yang merilis album biasa saja dengan "jurus" yang itu-itu saja, satu band dengan album bagus tetapi lebih mementingkan kemasan dan isi yang biasa, satu band "baru" yang pongah menghina Radiohead di wawancara mereka di Rolling Stone Indonesia, dan dua band yang mengaku indie tetapi sebenarnya tidak. Indie bagi kedua band itu berarti musik yang rada aneh dan bahasa Inggris, bukan semangatnya. Atau, kemungkinan lain saya tidak tergerak untuk menakar karena hadirnya album-album bagus manca dan pesan media lain yang sedang memecah perhatian saya. Siapa yang bisa menolak pesona album baru Arcade Fire, the Suburbs?



Tetapi ketidaktergerakkan itu berubah kemarin, dua hari yang lalu. Ada dua album Indonesia yang menurut saya bagus dan membuat saya tergerak untuk meresensinya. Salah satunya adalah album terbaru Andien ini. Singkat saja, album ini adalah "cahaya" untuk musik Indonesia belakangan ini. Benar, album ini berjudul Kirana, kata dari bahasa Sansekerta yang berarti cahaya, sinar, molek. Padahal awalnya saya tidak ingin membeli album ini ketika "berkunjung" ke sebuah toko CD favorit saya. Di dalam batin saya berkata, untuk apa membeli album Indonesia lagi, toh beberapa album kemarin tidak begitu bagus? apalagi harga album ini cukup mahal untuk harga album Indonesia, Rp.99.000, -.



Uniknya, ketika saya hampir meninggalkan toko tersebut, karyawan toko memutar album ini dan langsung memutar lagu pada track kedua. Telinga saya langsung menangkap musik dan lirik yang indah. Musik lagu ini dikomposisi oleh Dwiki Dharmawan dan liriknya ditulis oleh Mira Lesmana. Untaian katanya begini:



Tempat kutuju s'gala angan dan harapan

Tempat kupadu cita-cita dan impian

Tempat kupacu setiap langkah yang berarti

Tempat menyatu dalam hasrat dan tujuanku s'lalu



Wah, ini lagu lama yang sejak dulu tidak membuat saya bosan mendengarknya. Lirik tersebut adalah petikan dari lagu lama yang dinyanyikan oleh Krakatau, Gemilang. Lirik lagu ini bagus sekali. Jauh lebih bagus bila dibandingkan lirik lagu Indonesia jaman sekarang, misalnya lagu yang "mengajar" kita mengeja milik band bernama "Tuan Raja"...hehe...Kebetulan, beberapa hari sebelumnya saya berdiskusi tentang penulisan lirik lagu Indonesia yang turun kualtasnya belakangan ini dengan seorang teman yang memperhatikan sejak lama.



Ada dua lagu lama lain di album ini, yaitu Keraguan dan Bimbi, tetapi saya suka sekali mendengarkan Keraguan karena mengingatkan saya pada awal tahun 1990-an. Bersama lagu Gemilang, kedua lagu ini mengingatkan masa indah itu. Coba kita simak lirik lagu Keraguan ini:



Kuharapkan

Adakah bayangan diriku

Mengisi hari-hari

Di dalam gerak dan langkahnya

Walau jarak memisahkan diriku dengan dirinya

ku tak akan peduli

Semoga waktu kan berpihak kepadaku...



Sayangnya pada waktu itu saya belum memperhatikan secara intens musik Indonesia. Waktu itu saya hanya mendengarkannya secara pasif, bahkan lebih banyak tidak suka dengan musik Indonesia. Belakangan saya salah. Mendengarkan musik Indonesia pada saat sekarang ini, justru saya menjadi tahu bahwa musik Indonesia itu kaya dan indah dulunya. Dahulu musik Indonesia lebih beragam dibandingkan pada masa sekarang yang standarnya ditentukan oleh stasiun televisi. Penulisan lirik lagu jaman dulu juga bagus, mirip dengan penulisan puisi. Tidak hanya kata dan kalimat indah yang mengalir lancar, tetapi juga bermakna dan menohok sukma kita yang terdalam. Siapa penyuka musik Indonesia sejak dulu yang tidak terkesima dengan lirik yang ditulis Ebiet G. Ade dan Kla Project, untuk menyebut dua di antaranya? Jadi mendengarkan album ini juga berfungsi untuk mengenang masa indah bagi musik Indonesia. Dua lagu lama yang bagus tersebut menjadi contohnya. Sungguh pengalaman akses yang luar biasa mendengarkan dua lagu bagus dalam interpretasi terkini melalui album Kirana ini.



Bukan lagu-lagu lain tidak bagus, tetapi sungguh dua hari ini menjadi indah karena saya mendengarkan Gemilang dan Keraguan. dan membuat bulan penuh berkah ini jadi liris dan menyentuh dibandingkan bila kita mendengarkan ceramah yang isinya marah melulu dan sinetron religius yang para pemerannya narsis di layar televisi. Jadi, kemungkinan album ini memang menggabungkan lagu pop jazz yang profan dan aktivitas sebulan ini yang sakral...hehe...Di dalam bulan puasa ini, puisi-puisi Gus Mus, tafsir oleh Quraish Shihab, catatan pinggir Goenawan Mohamad, dan album-album liris semacam ini, menurut saya, adalah pesan media yang memberi asupan pemahaman atas dunia dan akhirat yang bagus.



Kalau bisa disebut sebagai kelemahan, album ini mahal sekali walau menurut saya sepadan dengan kualitas suara dan pengemasannya. CD album ini berkualitas audiophile dan pengemasannya dengan hard case, tetapi tetap saja mahal karena CD album Indonesia biasanya berharga sekitar 50 ribu rupiah. Kemungkinan karena target konsumen ini adalah masyarakat Indonesia kelas menengah ke atas yang tidak menghiraukan harga namun lebih pada kualitasnya. Saya perhatikan, album yang dikeluarkan oleh label ini memang berharga mahal dan bagus, dan seringkali habis di toko CD. Jadi, selain format distribusi digital, mengemas CD dengan lebih bagus, juga menjadi cara lain membuat musik Indonesia eksis bertahan. Album-album indie juga banyak yang menerapkan cara seperti ini, pengemasan yang luks dan sedikit mahal, dan yang terpenting, kualitas suara dan lagunya memang bagus.



Saya menulis sembari mendengarkan album ini, suara Andien yang lebih bagus dari yang sebelumnya saya dengar, lirik yang bagus, musik yang enak didengar kala mendung seperti ini, adalah pengisi ruang pagi yang "molek". Saya hampir tidak ingin beranjak untuk pergi namun saya harus pergi bekerja. Namun, walau tidak mendengarnya lagi, saya berjanji untuk berkarya sebaik mungkin sebisa saya diawali oleh pagi ini. Semoga hari ini pun gemilang dan bercahaya.



Judul : Kirana

Penyanyi : Andien

Tahun : 2010

Label : Platinum Records

Harga : Rp. 99.000,-



Daftar lagu:

1. Moving On

2. Gemilang

3. Keraguan

4. Pulang

5. Cerita Kita

6. Kirana

7. Kusadari

8. Salahku

9. Bimbi

10. Cinta

11. Moving On (radio mix) (bonus track)

2 komentar:

  1. memang rada mahal,,apalagi untuk kantong mahasiswa.
    sebulan yang lalu saya menemukan kaset andien album Bisikan hati, di pasar klithikan.
    lagu-lagu tidak membosankan, dengan hits single "bisikan hati".

    oya, salam kenal mas wisnu...

    BalasHapus

Menulis Lagi, Berjuang Lagi

Di akhir tahun mencoba lagi menulis rutin di blog ini setelah sekitar enam tahun tidak menulis di sini, bahkan juga jarang sekali mengunjung...