Jumat, 01 Oktober 2010

"You and Me Babe, How about It?"


Bagi yang senang mendengarkan musik pasti sudah pernah menemukan lagu-lagu yang "meremukkan" hati. Meremukkan dalam makna yang sesungguhnya, yang negatif, atau "meremukkan" dalam arti yang konstruktif atau positif. Sepanjang mendengarkan musik dan mengerti makna yang termaktub dalam lirik lagunya, saya sendiri sudah menemukan banyak lagu jenis ini. Lagu-lagu cinta favorit saya kebanyakan berkisah tentang cinta yang gagal atau tersendat, namun entah bagaimana, justru lirik-lirik itu memberikan pemahaman bahwa cinta tidak harus dimaknai dengan mengharu-biru. Cinta mestinya dipahami dalam paket yang lengkap, tidak senang semata, atau sedih semati. Cinta adalah manifestasi dualitas hasrat murni manusia. Cinta dua orang mesti dipahami sebagai cinta cermin seluruh manusia secara utuh.



Katakanlah bila dua orang manusia yang pernah saling menyintai dan kemudian berpisah, namun perpisahan itu tidak menjadikan mereka berpisah selamanya atau tidak berteman. Pun dengan hubungan antar dua manusia bukan dalam konteks cinta dan kasih sayang, bila sudah tidak "cucok", mengapa dipaksakan untuk berteman? mungkin derajat pertemanan itu bisa diturunkan dari akrab menjadi biasa saja, atau bahkan menjadi sekadar saling tahu bahwa di dalam kehidupan ini masing-masing bereksistensi dan tidak saling "mengganggu". Teman kemudian berubah menjadi kontak, bila pun suatu kali mesti berinteraksi, keduanya boleh memberikan interaksi minimal untuk sekadar memenuhi fungsi interaksi itu saja.



Untuk "love song" jenis ini saya memilih lima, yaitu: "In to Deep" oleh Genesis, "Separate Live" oleh Phil Collins, "Goodbye Girl" oleh David Gates, "Time after Time" oleh Eva Cassidy, dan lagu ini, "Romeo and Juliet", yang dinyanyikan oleh Dire Straits. Lagu yang menafsirkan sebaliknya dari kisah cinta Romeo and Juliet ini adalah lagu pertama yang menjadi puncak dari lima lagu yang saya pilih ini. Mengapa begitu? sederhana saja, selain tafsir "membalikkan" dari teks Romeo and Juliet yang sebenarnya, lagu ini bagus karena maknanya unik. Lagu ini bercerita tentang dua orang yang saling mencintai namun kemudian berpisah karena waktu yang tidak tepat. Mungkin salah satu atau keduanya sedang mengejar mimpi masing-masing dan belum bisa berfokus pada orang lain. Mungkin karena preferensi hidup masing-masing tidak sama. Atau karena salah satu pihak menganggap pihak mitranya melakukan tindakan yang tidak dapat ditolerir di dalam hubungan itu. Mungkin kenisbian yang lain yang terjadi.



Hal lain yang membuat lagu ini menarik adalah vokal Mark Knopfler yang "berkejaran" dengan musik dan pemaparan melalui kalimat tak biasa. Saya paling suka dengan larik di awal dan akhir yang sama, juga kalimat "You and me babe, how about it?". Kalimat paling tulus dari seorang lelaki pecinta, namun menunjukkan kepercayaan diri "si Romeo" yang pas, tidak lebih dan tidak kurang. Ada rasa percaya diri yang tipis dan tidak sombong. Berbeda sedkitlah dengan kalimat dari lagu si Boy, "baik hati dan tidak sombong, jagoan lagipula pintar"...Rasa percaya diri yang kurang pas nan tanpa cela.



Saya mengenal Dire Straits sejak pertengahan 1990-an karena musiknya yang "aneh". Selain itu juga karena seorang teman pernah membawa kaset rekaman sendiri yang mengompilasi lagu-lagu Dire Straits dan Def Leppard, yang sering diputar ketika kami berkumpul. Album mereka "Brothers in Arms" (1985) adalah salah satu album terfavorit saya yang memberi beberapa pelajaran tentang hidup yang tak sangat indah namun tetap layak dijalani. Namun lagu bagus ini tidak berada di album terbaik mereka tersebut, "Romeo and Juliet" ada di dua album sebelumnya, "Making Movies" (1980). Lagu "Romeo and Juliet" ini kemudian dinyanyikan kembali oleh the Killers, dan uniknya vokal Brandon Flowers yang "canggung" mirip sekali dengan suara Mark Knopfler.




Pagi ini, menyesap pelan-pelan hidup


Hanya aromanya yang berkumandang di pikiran

Hanya sensasinya yang menggelegar di pintu hati

tetapi kutahu menjalaninya bersamamu, semua yang bersahaja akan ternikmati

seperti alunan yang canggung ini...


"You and me babe, how about it?"




#######



Romeo and Juliet

by Dire Straits

from "Making Movies" (1980)



NARRATOR:

A love-struck Romeo sings the streets a serenade

Laying everybody low with a love song that he made.

Finds a streetlight, steps out of the shade

Says something like, "You and me babe, how about it?"



Juliet says, "Hey, it's Romeo, you nearly gave me a heart attack!

"He's underneath the window, she's singing, "Hey la, my boyfriend's back.

You shouldn't come around here singing up to people like that...Anyway, what you gonna do about it?"



ROMEO:

Juliet, the dice was loaded from the start

And I bet when you exploded into my heart

And I forget I forget the movie song.

When you gonna realize it was just that the time was wrong, Juliet?

Come up on different streets, they're both the streets of shame.



Both dirty, both mean, yes, in the dream it was just the same

And I dreamed your dream for you and now your dream is real.

How can you look at me as if I was just another one of your deals?

When you can fall for chains of silver,

You can fall for chains of gold,

You can fall for pretty strangers

And the promises they hold.

You promised me everything, you promised me thick and thin, yeah!



Now you just say, "Oh Romeo?

Yeah, you know I used to have a scene with him".

Juliet, when we made love, you used to cry.

You said, "I love you like the stars above, I'll love you 'til I die".

There's a place for us, you know the movie song.

When you gonna realize it was just that the time was wrong, Juliet?



I can't do the talk, like the talk on TV

And I can't do a love song, like the way it's meant to be.

I can't do everything, but I'll do anything for you.

I can't do anything, 'cept be in love with you!

And all I do is miss you and the way we used to be.

All I do is keep the beat... and bad company.

Now all I do is kiss you through the bars of a rhyme,

Juliet, I'd do the stars with you any time!



Juliet, when we made love you used to cry.

You said, "I love you like the stars above, I'll love you 'til I die".

There's a place for us, you know the movie song.

When you gonna realize it was just that the time was wrong, Juliet?



NARRATOR:

And a love-struck Romeo sings a street-suss serenade

Laying everybody low with a lovesong that he made

Finds a convenient streetlight, steps out of the shade

He says something like, "You and me babe, how about it?"



ROMEO:

You and me babe, how about it?

2 komentar:

  1. "Cinta adalah manifestasi dualitas hasrat murni manusia. Cinta dua orang mesti dipahami sebagai cinta cermin seluruh manusia secara utuh."

    Quote yang bagus, Mas. Mohon izin publish di twitter ya. Terima kasih.

    BalasHapus

Menulis Lagi, Berjuang Lagi

Di akhir tahun mencoba lagi menulis rutin di blog ini setelah sekitar enam tahun tidak menulis di sini, bahkan juga jarang sekali mengunjung...